Sabtu, 15 Desember 2018

Deklarasi anti hoax digelar di gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Kapolda Banten Brigjend Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten Bazari Syam memimpin langsung deklarasi anti hoax yang dihadiri perwakilan penyuluh enam agama, Islam, Konghucu, Katolik, Kristen, Budha dan Hindu.

Deklarasi anti Hoax melibatkan pemuka agama di Provinsi Banten untuk menangkal berita hoax yang mengarah pada isu sara yang berujung pada penganiyaan tokoh agama, perusakan tempat ibadah, dan agar tidak mudah terhasut dengan konten yang bernada pada ujaran kebencian.

Kapolda Banten Brigjend Pol Listyo Sigit Prabowo berharap dengan pendekatan agama masyarakat mudah menyaring informasi dengan baik ditengah isu hoax yang berkembang cepat. Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Banten, Bazari Syam mengatakan, deklarasi anti hoax melibatkan penyuluh agama, karena bahasa agama lebih mudah diterima masyakarat untuk menyampaikan informasi-informasi yang benar.

Melalui deklarasi anti hoax tersebut, nantinya ada 1.602 penyuluh enam agama dibawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten akan melakukan penyuluhan agama kepada masyarakat untuk memerangi hoax, mereka membawa misi menyampaikan keagamaan dan kebangsaan.

Video Jurnalis : Darma Wijaya

Editor : Dwi Oktaviane