TEMPO.CO, Serang - Satu ekor ular sanca kembang berukuran lebih dari tiga mater masuk ke dalam sebuah pabrik tepung di Kota Cilegon Banten. Khawatir membahayakan, perusahaan pabrik di Ciwandan, Kota Cilegon, dibantu Komunitas Reptile Lover Cilegon, menangkap ular itu untuk diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Seksi Konservasi Wilayah 1 Serang Banten, Selasa, 20 Maret 2018.

Ular sanca yang berbobot lebih dari 50 kilogram itu masuk ke dalam areal pabrik tepung untuk mencari mangsa. Ular terus berontak ketika sejumlah komuntas pecinta reptil dan petugas BKSDA memperlihatkan panjang ular.

Pihak perusahaan lalu memanggil komunitas pecinta reptil lalu menangkapnya dan menyerahkan ke petugas BKSDA Jawa Barat, Serang Banten. Kepala BKSDA Jawa Barat, Serang Banten, Andre Ginson mengatakan ular sanca kembang bukan hewan yang dilindungi, karena habitat ular pembelit dari suku Pythonidae ini banyak tersebar di perkebunan dan hutan lembab.

Ular sanca kembang kemudian dilepasliarkan ke alam bebas oleh petugas BKSDA Jawa Barat, Serang Banten ke habitatnya di kawasan rawa danau, Mancak, Kabupaten Serang Banten.

Jurnalis Video: Darma Wijaya
Editor: Ngarto Februana