TEMPO.CO, Jakarta - Sudah dua kali persidangan kepala Ahmad Dhani terbungkus blangkon, tutup kepala khas jawa. Pada persidangan hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terdakwa kasus ujaran kebencian itu kembali mengenakan blangkon dengan balutan kain hitam dan batik coklat.Rupa-rupanya, blakon yang hari ini digunakannya baru dibeli dari Jogja alias Yogyakarta. Selain blankon, Dhani sebenarnya menggunakan setelan necis: jas hitam, kemeja coklat, dasi hitam, celana denim, dan sepatu kulit. "Ini adalah style tokoh pergerakan 1920-1930, jadi pesannya ini adalah pergerakan melawan penguasa. Dhani memang kerap menyuarakan perlawanannya ke penguasa atau pemerintah saat ini dibawah Presiden Joko Widodo. Ia adalah salah satu pendukung #2019GantiPresiden.

 

 

Jurnalis Video: Fajar Pebrianto
Editor: Ridian Eka Saputra