Puluhan nelayan dan petani bersama Koalisi Anti Mafia Tambang dan Sawit melakukan aksi pemblokiran Sungai Dondang, Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Sabtu, 5 Mei 2018.

Pemblokiran dilakukan nelayan dan petani bersama koalisi sebagai bentuk protes terhadap sejumlah persoalan Kerusakan Lingkungan di Kaltim, terutama di Kukar. Kelompok petani di tiga kecamatan di Kukar, yakni Muara Jawa, Sanga-sanga dan Loa Janan menuntut pengembalian 2 ribu hektare tanah yang dirampas perusahaan kebun sawit dan tambang batu bara. Bersamaan dengan momen pilkada serentak, para kelompok tani berharap 4 calon Gubernur Kaltim tak hanya menebar janji manis, namun juga memperhatikan nasib nelayan dan petani, khususnya di Kukar.

Pemblokiran dilakukan dengan aksi sejumlah perahu nelayan berada di sekitar Jembatan Dondang, jalur penyebrangan kapal ponton batubara. Tak hanya banyak kapal, spanduk raksasa bertuliskan “Tambang Tunggangi Pilkada Serentak” juga dipasang dari Jembatan Dondang menutup jalur ponton.

Koalisi Anti Mafia Tambang dan Sawit menekankan, dari 4 calon Gubernur yang ada. Tak ada satupun yang meyakinkan untuk memastikan pengrusakan lingkungan dapat dihentikan.

 

Jurnalis Video: Sapri Maulana

Editor: Zulfikar Epriyadi