Negara Bagian Maine, Amerika Serikat, merasakan terjepit dalam perang dagang antara Beijing dan Washington karena ekspor lobster di sana mungkin terpengaruh akhir-akhir ini. Kapten Bill Linnell menjalankan usaha Cap'n Bill's Lobster di Heart of Portland, Maine. Linnell adalah bagian dari industri lobster raksasa yang diperkirakan bernilai lebih dari US$ 1,5 miliar.

"Aku sudah membuat udang gulung selama 50 tahun," katanya kepada CCTV, akhir Juli 2018.

Namun, sekarang Cina memberlakukan tarif 25 persen pada lobster AS. Terjadi kekhawatiran terhadap industri tersebut sekarang.

Michael Marceau menjalankan bisnis The Lobster Company. Dia khawatir tarif itu dapat memaksanya untuk berhemat.

Lebih dari dua juta kilogram lobster hidup dikirim ke sana dalam setahun, sekitar separuh lagi ke Cina.

Matt Jacobson adalah direktur eksekutif dari Maine Lobster Marketing Collaborative. Dia percaya lobster Maine populer di Cina karena sangat segar.

Sekarang dengan naiknya tarif, dia harus menavigasi perairan yang lebih bermasalah.

Video: China Central Television (CCTV)
Editor: Farah Chaerunniza