Selasa, 23 Oktober 2018

Astronom Cina baru-baru ini menemukan bintang raksasa paling kaya lithium yang pernah dikenal. Penemuan ini bisa memberi cahaya baru pada evolusi alam semesta.

Bintang yang baru itu ditemukan di arah Ophiuchus di sisi utara cakram galaksi pada jarak 4.500 tahun cahaya dari Bumi. Memiliki massa hampir 1,5 kali lipat dari matahari dan lithium 3.000 kali lebih banyak daripada bintang normal, sebagian besar meningkatkan batas atas kelimpahan lithium yang diamati.

Penelitian dipimpin oleh para astronom National Astronomical Observatories of China (NAOC) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina. Penemuan dilakukan dengan Area Teleskop Spektroskopik Multi-Obyek Luas Langit Besar (LAMOST), sebuah kuasi-meridian khusus yang mencerminkan teleskop Schmidt, yang terletak di Observatorium Xinglong NAOC di Provinsi Hebei, Tiongkok utara.

Menurut peneliti, dalam konferensi pers pada 7 Agustus lalu, lithium yang berlimpah mungkin merupakan hasil dari proses pertukaran bahan khusus di bagian dalam bintang.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV)/Reuters
Editor: Ngarto Februana