Jumat, 16 November 2018

Perjanjian bebas visa antara pemerintah Cina dan Belarus diharapkan bisa meningkatkan pertukaran antarwarga dan hubungan bilateral kedua negara. Hal itu dinyatakan Sergey Vereyko, Konsul Kedutaan Belarusia di Tiongkok, kepada China Central Television (CCTV), Kamis, 9 Agustus 2018, sehari sebelum perjanjian itu akan berlaku.

Perjanjian itu ditandatangani di Qingdao saat kunjungan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko ke Cina untuk Shanghai Cooperation Organization (SCO).

Perjanjian tersebut menetapkan bahwa orang Belarusi dapat tinggal di Cina tanpa visa hingga 30 hari dalam satu perjalanan, tapi tidak lebih dari 90 hari per tahun. Aturan yang sama berlaku untuk warga negara Cina yang mengunjungi Belarus.

Vereyko mengatakan, selain ibu kota Minsk, ada banyak kota indah dan bersejarah lain yang mungkin ingin dikunjungi turis Cina.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV)
Editor: Ngarto Februana