Mantan tahanan politik Amarzan Loebis, yang 12 tahun menjadi tapol di Pulau Buru, Maluku, menceritakan bagaimana kondisi Pulau Buru saat itu. Mantan redaktur Harian Rakjat itu juga berpendapat bahwa potongan-potongan sejarah 1965 yang masih kabur seharusnya disatukan.

Video wawancara dibuat pada 2011, untuk edisi khusus G30S, 2018.

Video: Tempo Institute
Editor: Ngarto Februana

Simak Bagian 1: G30S 1965 Adalah
Bagian 2: G30S 1965, Suasana Mencekam