Mantan Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan, menjadi tersangka kasus pembelian ladang minyak di Australia. Padahal kerugian Pertamina sebesar Rp 568 miliar rupiah tidak cukup menjadi alasan untuk mempidanakan keputusan korporasi di bisnis hulu Pertamina, yang pada dasarnya penuh risiko. Jika ada keuntungan pribadi yang dinikmati Karen dari transaksi saham tersebut, barulah terang-benderang unsur korupsi dalam perkara ini.

Tim Produksi: Wahyu Dhyatmika (Penulis Opini), Nana Riskhi (Produser)