Selasa, 23 Oktober 2018

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018, mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa yang disusul tsunami pada 28 September lalu, yang melanda Donggala, Palu, dan sekitarnya, mencapai 2.073 orang.

Jumlah tersebut terhitung hingga Kamis. Adapun korban luka, kata Sutupo, sebanyak 2.549 orang luka berat dan 8.130 luka ringan. Semua korban meninggal telah dimakamkan.

Sutopo menjelaskan mengapa begitu banyak korban meninggal dan korban luka di Kota Palu, padahal pusat gempa di Kabupaten Donggala.

"Episentrum gempa berada di Donggala, dan itu berdampak pada Palu mengikuti medan yang panjang dan sempit. Daerah ini juga yang paling terpukul oleh tsunami," kata Sutopo.

Video/Narasi: China Central Television (CCTV)/Reuters
Editor: Ngarto Februana