Dengan ditemukannya kotak hitam atau black box pada 1 November lalu, pengungkapan misteri jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 mendekati titik terang.

Namun, bagi keluarga korban, yang menjadi fokus utama mereka adalah menemukan dan mengidentifikasi jenazah korban. Hingga kini, baru satu jenazah yang bisa diidentifikasi dari 189 korban penumpang dan awak pesawat Lion Air TJ 610 yang jatuh pada 29 Oktober 2018.

Ratusan anggota keluarga yang gelisah duduk terpaku di depan layar televisi pada Kamis, 1 November, karena ada berita kotak hitam ditemukan. Perangkat yang diidentifikasi sebagai perekam data penerbangan itu bisa memberikan petunjuk tentang hal yang salah.

Namun sejauh ini baru satu korban yang telah diidentifikasi. Bagi sebagian besar kerabat korban, mengetahui mengapa pesawat itu jatuh memang penting, tapi bisa memakamkan orang yang mereka cintai dengan baik adalah hal yang sangat penting.

Pesawat Lion Air JT 610 hilang kontak dengan staf darat hanya 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta Senin pagi, 29 Oktober 2018, dalam penerbangan ke Pangkal Pinang.

Butuh waktu hingga tiga minggu untuk mengunduh data dari kotak hitam, dan hingga enam bulan guna menganalisisnya.

Video/Narasi: Reuters
Editor: Ngarto Februana