Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berkurang sejak Jumat kemarin, 28 Desember 2018. Sekretaris Badan Geologi, Antonius Ratdomopurbo menjelaskan ada tiga alasan mengapa potensi bahaya semakin berkurang.

Jurnalis Video: Fajar Pebrianto
Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Editor: Farah Chaerunniza