Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian membantah memerintahkan anggotanya untuk tembak mati Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab terkait seruan people power. Ia membantah informasi yang tersebar di media sosial dan dipublikasikan lewat blog itu. Tito mengatakan itu adalah hoaks.

Sebelumnya di internet dan sejumlah media sosial tersebar artikel yang berjudul "HRS Akan Kerahkan People Power, Polri: Kami Siap Tembak 'Mati' Perusuh NKRI Sekalipun Itu Cucu Nabi". Artikel tersebut menceritakan jika Tito mendorong rekonsiliasi antara kubu Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pasca pemilihan presiden 2019 ketimbang melakukan gerakan People Power. Tertulis pula jika Tito telah memerintahkan anggotanya agar tak segan menembak mati Rizieq Shihab. Terkait seruan people power yang disampaikan Rizieq, Tito menyatakan polisi akan bersikap sesuai prosedur. 

 

Foto: TEMPO/Subekti/ Dhemas Reviyanto Atmodjo/Antara/Reuters/ Egi Adyatama
Editor Video: Zulfikar Epriyadi