Dheva Suprayoga, warga Kebumen, Jawa Tengah, membuat klarifikasi setelah data kependudukan pribadinya tersebar di media sosial. Adalah Ulin Yusron, yang diduga, telah menyebarkan data kependudukan Dheva Suprayoga, yang menyebut Dheva ialah pemuda yang ada di video viral yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Dheva Suprayoga membuat klarifikasi dengan mengatakan bahwa pria yang ada di video itu bukanlah dirinya. Pada Jumat, 10 Mei 2019, dirinya ada di Kebumen dan salat Jumat di Kebumen.

Adapun pria pengancam Presiden Jokowi, berinisial HS, warga Palmerah Barat, Jakarta, telah ditangkap polisi dan telah ditetapkan sebagai tersangka. HS ditangkap di Parung, Kabupaten Bogor, Ahad pagi lalu.

Menurut Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, penyebaran data kependudukan selain lembaga yang berwenang, adalah tidak dibenarkan.

Stok Footages/Video: Dok Klarifikasi Dheva Suprayoga, Instagram, Istimewa
Editor: Ngarto Februana