TEMPO.CO, Jakarta : Semakin diminatinya film bergenre horor dari luar negeri oleh masyarakat Indonesia nampaknya berbanding terbalik dengan film horor buatan dalam negeri. Hal ini terlihat dari kurang diminatinya film horor tanpa balutan adegan seksual oleh para penikmat film.Ditemui beberapa waktu lalu di Istora, Senayan, Jakarta. Produser film, Mira Lesmana mengatakan, kurangnya minat penonton terhadap film horor berkualitas membuat banyak produsen film yang membuat film horor murahan.Dirinya menambahkan, untuk mengurangi pembuatan film horor murahan pendidikan para penonton harus ditingkatkan.Video Journalist : RYAN MAULANA