TEMPO.CO, Jakarta : Mendekati pelaksanaan pemilu pada 9 April 2014 mendatang, sejumlah calon anggota legislatif mulai gencar mempromosikan diri pada para pemilih. Tak hanya didominasi oleh para politikus, aktivis serta para selebritis turut pula meramaikan pesta demokrasi lima tahunan ini.Namun, calon anggota legislatif yang berasal dari aktivis maupun dari kalangan artis masih di ragukan kualitasnya oleh masyarakat.Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Dimas Oky Nugroho mengatakan, fenomena lahirnya caleg artis maupun caleg aktivis karena budaya politik pragmatis yang luar biasa di Indonesia.Dirinya juga menambahkan, kapasitas para caleg aktivis memang terbilang cukup bagus, namun daya tahan terhadap godaan pragmatis perlu dipertanyakan.Sebanyak 12 partai akan meramaikan pesta demokrasi pada 9 April mendatang, tercatat hampir mayoritas partai melibatkan calon anggota legislatif yang berasal dari kalangan aktivis maupun artis dalam pemilihan mendatang.Video Journalist : RYAN MAULANA