Curiosity, penjelajah milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA, telah menempuh perjalanan panjang sejak mendarat di Mars tujuh tahun lalu. Robot ini telah menempuh total 13 mil (21 kilometer) dan naik 1.207 kaki (368 meter) ke lokasi saat ini. Sepanjang perjalanan, Curiosity menemukan sejumlah fakta tentang Mars, yakni planet merah itu memiliki kondisi untuk mendukung kehidupan mikroba pada masa lalu.

Salah satu temuannya adalah sampel batuan yang telah dibajak oleh penjelajah ini mengungkapkan jumlah mineral lempung tertinggi yang ditemukan selama misi tersebut. Tetapi Curiosity telah mendeteksi jumlah tanah liat yang sama tingginya di bagian lain Gunung Sharp, termasuk di daerah di mana MRO tidak mendeteksi tanah liat. Itu membuat para ilmuwan bertanya-tanya apa yang menyebabkan temuan dari orbit dan permukaan berbeda.

Berikut video 360 derajat yang menggambarkan permukaan Mars.

Kredit Video: NASA/JPL-Caltech/MSSS
Update terakhir: 6 Agustus 2019
Editor: Jon Nelson