TEMPO.CO, Jakarta: Sudah jatuh tertimpa tangga, pepatah ini nampaknya bisa disematkan pada Arsenal. Bukan tanpa alasan, tim asuhan Arsene Wenger ini harus bertekuk lutut 6-0 usai dibantai Chelsea di kandangnya pada 22 Maret 2014. Tak hanya itu, The Gunners pun harus bermain sepuluh orang sejak menit 15 usai Kieran Gibbs diusir wasit.Chelsea yang bermain agresif sejak menit pertama mampu unggul lebih dulu, saat laga baru berjalan lima menit lewat sepakan Samuel Etoo ke pojok gawang lawan. Dua menit kemudian The Blues kembali memperlebar jarak usai Schurrle berhasil menjebol gawang berkat umpan yang diberikan oleh Nemanja Matic. Chelsea pun unggul 2-0 dalam waktu tujuh menit.Di menit 15 Arsenal kembali bernasib sial, berawal dari tembakan Eden Hazard yang di blok Oxlade dengan tangan sambil menjatuhkan diri, hal itu membuat wasit menunjuk titik putih. Namun, bukannya menghukum Ox, wasit justru memberikan kartu merah pada Kieran Gibbs. Eden Hazard yang menjadi algojo pun sukses merobek jala Arsenal pada menit 17.The Gunners harus kembali menelan pil pahit pada menit ke-42, dimana Oscar berhasil menciptakan gol keempat bagi timnya usai mendapat umpan dari Fernando Torres. Babak pertama pun berakhir dengan skor mencolok, 4-0.Pada babak kedua, Chelsea semakin memperbesar jarak, saat Oscar kembali merobek gawang Szczesny pada menit 66 dari luar kotak pinalti. Pesta gol Chelsea pun ditutup oleh Mohamed Salah yang mampu memanfaatkan umpan Matic dengan baik di menit 71. Skor 6-0 pun bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini sekaligus menjadi kado pahit bagi laga ke-1000 Wanger sekaligus mempertipis kesempatan Arsenal menjuarai Liga Primer Inggris tahun ini.Courtesy : youtubeRYAN MAULANA