Terkait beredarnya sayembara pencarian dua warga negara Tiongkok dari tiga WNA yang menjadi korban hilang, pada peristiwa hilangnya penyelam di Pualu Sangiang Minggu lalu, kepolisian dari Direktorat Polairud Polda Banten, mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tidak tergiur sayembara yang diadakan keluarga korban. Pihak kepolisian juga meminta agar sayembara yang diadakan pihak keluarga dihentikan, karena selain dapat memecah fokus kerja tim SAR. sayembara itu juga bisa membahayakan keselamatan masyarakat yang bisa saja melakukan proses pencarian tanpa menggunakan standar keselamatan.

Video: ANTARA (Susmiatun Hayati, Soni Namura, Risbeyhi)