TEMPO.CO, Bandung : Sekeluarga Owa Jawa dilepasliarkan di Cagar Alam Gunung Tilu, Pasir Jambu, Kabupaten Bandung. Mereka hasil penyitaan dari seorang pemelihara di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Tiga tahun lalu, dua primata endemik Pulau Jawa itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.Selama tiga tahun proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Primata Jawa Resort Patuha, Bandung, sepasang primata yang diberi nama Ukong yang berusia 7 tahun, dan Cherri berusia 10 tahun itu mendapatkan perawatan dan pengobatan secara khusus hingga mereka berkembang biak dan melahirkan owa yang sekarang berusia 9 bulan.Direktur The Aspinall Foundation Indonesia Made Wedana menjelaskan saat penyitaan tubuh mereka cacat dan salah satunya ada bekas luka tertembak. Disinggung masalah perburuan, Made menjelaskan bahwa perburuan masih dilema karena salah satu faktornya adalah ekonomi. Berbagai proses dilakukan untuk dapat melepasliarkan ketiga owa tersebut.Sebelum mereka dilepasliarkan, ada aturan yang mengharuskan kondisi hewan benar-benar dalam keadaan sehat, tanpa penyakit, dan memiliki keturunan.Videographer : DICKY ZULFIKAR NAWAZAKIEditor : DWI OKTAVIANE