Profesor Huang Xiqiu, arsitek rumah sakit khusus pasien virus corona, Huoshenshan di Wuhan, asal Jember, Jawa Timur, ternyata kerap pulang kampung. Hal itu dikisahkan oleh Iwan Natawijdaja, 81, Huang Xiqiu bersekolah SD dan SMP di Chung Hua School.

Huang Xiqiu, atau Huang Xizhen, lahir 19 Mei 1941, tamat dari SMP di Jember, bersekolah SMA di Surabaya. Pada 1959, Huang pulang ke Cina Daratan, untuk menempuh pendidikan tinggi bidang arsitektur.

Huang Ziqiu membuat desain rumah sakit khusus SARS, Xiaotangshan di Beijing, dibangun hanya dalam waktu 7 hari, pada 2003.

Saat wabah virus corona di Wuhan, Huang Xiqiu menawarkan desain Xiaotangshan untuk RS Huoshenshan dan Leishenshan. Desain RS Xiaotangshan itulah yang ditawarkan oleh Huang Xiqiu untuk dua rumah sakit corona di Wuhan.

Pembangunan RS Huoshenshan dan Leishenshan yang selesai dalam hitungan hari itu menakjubkan dunia. Tangan dingin Huang Xiqiu di balik kesuksesan itu membuat namanya tenar sebagai arsitek rumah sakit.

Tutur Iwan Natawijdaja, Huang Xiqiu tidak lupa tanah kelahirannya, Jember, sering reuni ke ke sana.

Video/Footages: Weibo/CNSTV/Construction Express Network, ANTAR/Zumrotun S, Baidu, Xinhua via Manila Times, CCTVPlus, CGTN
Narasi: ANTARA
Editor: Ngarto Februana