Jenis bahan radioaktif yang membuat alat pemantau milik Badan Pengawas Teknologi Nuklir (Bapeten) menyalak pada akhir Januari lalu telah diketahui. Bercampur di antara lapisan tanah di sebidang lahan fasilitas umum di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, bahan aktif itu diketahui adalah logam Cesium 137. Sekretaris Utama Badan Pengawas Teknologi Nuklir (Bapeten) Hendrianto Hadi Tjahyono mengungkap itu saat ditemui di sekitar lokasi lahan terpapar radioaktif tersebut, Sabtu 15 Februari 2020. Analisa dilakukan di laboratorim Pusat Teknologi Limbah Radioaktif milik Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Editor: Dwi Oktaviane