Dua puluh enam orang menjadi korban penembakan selama akhir pekan kemarin di Chicago, Amerika. Sebelas diantaranya adalah anak-anak. Tiga dari insiden yang dilaporkan antara Jumat malam hingga Senin pagi dini hari terjadi penembakan tak sengaja, di mana anak-anak menemukan senjata dan mennembakannya. Beberapa contoh lain dari kekerasan senjata api melibatkan penembakan massal di dalam sebuah gedung apartemen dan beberapa penembakan dengan kendaraan. Insiden pertama terjadi pada pukul 1949 pada hari Jumat di sebuah rumah di blok 3100 West Fillmore Street, di mana polisi mengatakan seorang gadis berusia tujuh tahun menemukan pistol dan pistol itu habis, mengenai seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di bagian leher.

 

 

Video: WGNTV
Naskah: Dailymail
Editor: Ridian Eka Saputra