Pelaku penembakan massal di Jerman, yang menewaskan sembilan orang, termasuk ibunya, mengaku ahli teori konspirasi yang percaya alien.

Pelaku penembakan massal diidentifikasi bernama Tobias Rathjen, 43 tahun, menembaki dua bar shisha di Kota Hanau, Jerman, pada Rabu malam, yang menewaskan sembilan orang. Dia kemudian ditemukan tewas di apartemen orang tuanya, setelah menembak ibunya, yang berusia 72 tahun, sebelum melakukan bunuh diri.

Sebelum peristiwa mengerikan itu, di situs webnya, Rathjen memposting manifesto 24 halaman yang berisi detail rencana kejamnya untuk pembersihan etnis global, termasuk Muslim dan Yahudi.

Ia juga mengaku ahli teori konspirasi sayap kanan yang terobsesi oleh alien, pengontrolan pikiran, pengorbanan setan serta pengawasan pemerintah.

Di situs webnya, yang kini sudah dihapus, ia terobsesi dengan penculikan alien, pengendalian pikiran, konspirasi sayap kanan, dan pangkalan militer rahasia Amerika Serikat yang ia percayai ada anak-anak dikorbankan untuk persembahan setan.

Video: Twitter/Selosays_dtg, Dailymail
Narasi: Dailymail, Tempo.co (CHANNEL NEWS ASIA, nytimes.com)
Editor: Ngarto Februana