Malaysia mengubah pusat pameran menjadi rumah sakit sementara di Negara Bagian Selangor, yang dibangun untuk menangani kemungkinan puncak pandemi COVID-19. Sebanyak 53 orang telah meninggal karena penyakit di Malaysia dengan 217 kasus yang baru dikonfirmasi, sehingga total menjadi 3.333 orang.

Terletak di Taman Agro Eksposisi Malaysia Serdang, rumah sakit ini disebut "pusat karantina dan perawatan COVID-19 risiko rendah," yang berisi 604 tempat tidur dan dibagi menjadi zona merah, kuning dan hijau sesuai dengan tingkat keamanan. Ini juga memiliki fasilitas pendukung seperti jaringan, area rekreasi dan ruang pembibitan.

Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan rumah sakit sementara dilengkapi dengan baik, tetapi terutama menyediakan tempat isolasi untuk pasien yang sakit ringan dalam kondisi stabil, sementara pasien dalam kondisi parah masih harus pergi ke rumah sakit untuk perawatan.

 

Video/naskah: China Central Television (CCTV)

Editor: Dwi Oktaviane