Pada Selasa, 23 Juni 2020 gempa bumi mengguncang wilayah Meksiko bagian Selatan dengan kekuatan 7.4 magnitudo. Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono menganalisis peristiwa gempa yang terjadi di Meksiko dan mengatakan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bagi Indonesia.

Daryono mencermati bahwa adanya potensi gempa di kawasan seismic gap sebagai 'bom waktu'. Daryono mengingatkan wilayah-wilayah di Indonesia yang memiliki catatan gempa besar wajib hukumnya membangun bangunan tahan gempa.

Gempa besar akan mengalami perulangan atau periode ulang sehingga daerah yang pernah mengalami gempa besar pada masa lalu, dapat kembali dilanda gempa kuat di masa yang akan datang.

Video: China Central Television (CCTV)
Editor: Ridian Eka Saputra