Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pandemi Covid-19 telah menggerus pertumbuhan ekonomi nasional hingga diperkirakan minus 4,3 persen pada kuartal kedua 2020. Pemerintah berfokus membelanjakan anggaran sebagai katalis untuk memulihkan kembali sisi permintaan ekonomi yang anjlok karena dampak pembatasan sosial. Menurut Sri Mulyani, kegiatan perekonomian harus kembali bergerak untuk mencegah potensi terjadinya kebangkrutan massal.