Teror terhadap para pengeritik terus meningkat. Bukan saja orang per orang, kini lembaga dan media yang kritis pun mulai menjadi sasaran. Serangan tampaknya dilakukan secara terorganisir. Modusnya beragam, dari ancaman, peretasan akun media sosial dan perangkat komunikasi, hingga doxing. Yang membuat fenomena ini semakin mengkhawatirkan, belum ada pelaku yang ditangkap. Di satu sisi ini mengesankan negara tidak mampu melindungi hak warga negara untuk berpendapat. Di sisi lain, ini seolah memberikan benefit kepada pelaku untuk mengulangi perbuatannya.