Menanggapi gelombang "serangan" baru-baru ini oleh pesawat tempur Cina ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan, Angkatan Udara Taiwan melatih pilotnya untuk tidak melakukan tembakan pertama. Pejabat Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa jika diserang, "Kami pasti akan tembak balik."

Jumat dan Sabtu lalu (18 dan 19 September), beberapa pesawat tempur Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) menembus ADIZ Taiwan di berbagai sektor. Di tengah meningkatnya jumlah "serangan', Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan telah mengadakan sesi pelatihan tambahan di Komando Tempur Angkatan Udara untuk menginstruksikan pilot Angkatan Udara dalam menangani pesawat-pesawat tempur yang mengganggu.

Untuk menghindari peningkatan situasi menjadi bentrokan bersenjata, pilot Angkatan Udara Taiwan menjalani pelatihan tambahan untuk membahas aturan keterlibatan dan protokol untuk pertemuan dekat dengan pesawat tempur Cina. Para pilot dilatih untuk beroperasi dengan prinsip tidak memprovokasi rekan-rekan Cina mereka dan menghindari tindakan yang dapat memicu perang.

Sumber Video: Youtube/Liberty Times News, Global News
Foto: Ministry National Defense (Taiwan)
Sumber Narasi: taiwannews.com.tw
Editor: Ngarto Februana