Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pusat penelitian Vector yang berbasis di Novosibirsk telah mendaftarkan Vaksin Virus Corona Rusia kedua. Sebanyak 100 sukarelawan berpartisipasi dalam uji klinis vaksin, Wakil Perdana Menteri Rusia Tatyana Golikova mengatakan selama pertemuan tersebut, menambahkan bahwa vaksin tersebut ditandai dengan tingkat keamanan dan kemanjuran imunologi yang tinggi.

 

Rusia mendaftarkan vaksin pertama di dunia untuk melawan virus corona baru pada awal Agustus, Sputnik V, yang dinamai sesuai nama satelit luar angkasa yang diluncurkan oleh Moskow pada 1957. Vaksin tersebut dibuat oleh Gamaleya Scientific Research Institute of Epidemiology and Microbiology, sebuah lembaga medis yang berlokasi di dekat Moskow.

 

Video: CCTV

Editor: Dwi Oktaviane