Meskipun Korea Utara mengklaim tidak memiliki pasien COVID-19, Daily NK telah mengetahui bahwa jumlah orang yang menderita gejala COVID-19 di fasilitas isolasi di negara itu meningkat pesat.

Sumber Daily NK, berbicara dengan syarat anonim, kemarin melaporkan bahwa laporan internal di negara itu menunjukkan bahwa, pada 1 November, total 81.000 orang telah ditempatkan di karantina. Jumlah ini, bagaimanapun, tidak termasuk tentara yang saat ini berada di karantina, yang menunjukkan bahwa jumlah total dari isolasi tersebut jauh lebih besar.

Otoritas Korea Utara telah mendelegasikan kendali atas fasilitas isolasi di setiap wilayah negara kepada komite partai provinsi, dan "komite darurat anti-epidemi" lokal di bawah komite provinsi partai "mengelola dan mendukung" fasilitas ini, menurut laporan sumber tersebut.

Daily NK telah mengetahui bahwa 2.000 tentara tambahan dari apa yang disebut Korps Badai telah dikerahkan ke kota Hyesan, Provinsi Yanggang, yang baru-baru ini di lockdown.

Video: Youtube
Editor: Ridian Eka Saputra