Kepala Bagian Humas dan Protokol Badan Keamanan Laut Kolonel Wisnu Pramandita mengatakan pihaknya kini sedang memindahkan kapal tanker berbendera Iran dan Panama menuju Pulau Batam untuk penyelidikan lebih lanjut. Dua kapal ini disita pemerintah Indonesia karena supertanker tersebut diduga melakukan transfer minyak ilegal.

Kedua supertanker, dengan awak dari Iran dan Cina, ditangkap pada Ahad kemarin di perairan dekat pulau Kalimantan. Kapal MT Horse, yang dimiliki oleh National Iranian Tanker Company dan MT Freya, yang dikelola oleh Shanghai Future Ship Management Co, memiliki total 61 anggota awak di dalamnya.

Pemindahan kedua supertanker didokumentasikan dari helikopter TNI AL yang sedang berpatroli di perairan Natuna, yang turut pula melakukan monitoring iringan kedua kapal asing tersebut. Pemindahan diikuti pula oleh KN Pulau Marore - 322 dan KN Belut Laut - 406, iringan-iringan sedang melalui Perairan Natuna pada Selasa, 26 Januari 2021, tulis akun Instagram/@bakamla_ri.

Sumber Video: @bakamla_ri
Sumber Narasi: Tempo.co, Instagram/@bakamla_ri
Editor: Ngarto Februana