Menteri BUMN Erick Thohir pada pekan lalu baru saja menunjuk politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko menjadi Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V).

Nama Budiman menambah panjang deretan sejumlah relawan saat kampanye Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam pemilihan presiden dan sejumlah politikus yang masuk dalam perusahaan BUMN.

Bagaimana cerita di balik penunjukan Budiman untuk masuk ke dalam PTPN V? Apa yang membuat aktivis '98 tersebut akhirnya mau mengambil jabatan di perusahaan pelat merah ini? Apa saja target yang diberikan ke padanya? Bagaimana ia menanggapi pro kontra di masyarakat?
Simak selengkapnya dalam Diskusi Tempo yang dipandu jurnalis ekonomi dan bisnis Fajar Pebrianto.