Kebijakan larangan mudik lebaran yang berlaku pada 6 - 17 Mei 2021 diperkirakan bakal memicu persoalan baru. Para pengusaha jasa transportasi memprediksi akan muncul angkutan liar untuk mengakomodasi para perantau yang nekat mudik lebaran. Ketua Organisasi Angkutan Daerah atau Organda Daerah Istimewa Yogyakarta, Hantoro mengatakan kebijakan yang disertai instruksi penghentian operasional transportasi umum itu justru membuat para perantau mencari cara apapun yang penting bisa pulang kampung. Tak peduli berapa ongkos yang harus mereka bayar, sampai mengambil risiko potensi terpapar Covid-19.

Foto: TEMPO (M Taufan Rengganis, Subekti)
Video Editor: Ryan Maulana


 

Selengkapnya