TEMPO.CO, Bandung : Menanggapi kebijakan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan terkait Kurikulum 2013, para aktivis pendidikan di Bandung memotong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas akan penghentian kebijakan tersebut. Sebelumnya para aktivis yang terdiri dari beberapa organisasi tersebut saling mengemukakan pendapatnya dan membacakan pernyataan sikap. Menurut mereka Kurikulum 2013 belum tepat diberlakukan pada sistem pendidikan di Indonesia. Sekjen Federasi Guru Independen Indonesia Iwan Hermawan mengatakan ini sebagai bentuk rasa syukur atas dihentikannya kurikulum 2013.Salah satu orang tua murid, Hari Santoni mengatakan pihaknya telah mencermati bahwa para pendidik juga belum banyak mengerti tentang kurikulum 2013, ia khawatir anak-anaknya dididik dengan kurikulum yang belum dimengerti pendidiknya. Videografer : DICKY ZULFIKAR NAWAZAKIEditor : DWI OKTAVIANE