Pemilik bisnis di Jalur Gaza mengungkapkan kemarahan atas serangan Israel terbaru terhadap pabrik dan perusahaan di Gaza.

Dr Raed al-Jazzar, direktur industri umum kementerian, mengatakan Israel bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur Gaza. Hal ini akan membahayakan ekonomi lokal, karena 30 persen barang Gaza disediakan oleh pabrik lokal. Dalam seminggu operasi militer, pesawat Israel telah membom banyak toko dan pabrik. Penargetan sektor industri lemah Gaza akan menyebabkan krisis ekonomi besar dimulai dengan pengangguran di Gaza, yang melebihi 48 persen sebelum dimulainya konflik.

Pada hari Senin, pesawat tempur Israel menghancurkan Mashareq, perusahaan periklanan terbesar di Gaza serta rumah bagi sejumlah besar seniman, pencipta, dan talenta muda Palestina. Para ekonom mengatakan ekonomi Gaza akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih dari dampak serangan yang menghancurkan, yang hingga Kamis telah menyebabkan ribuan rumah, pabrik, serta ribuan hektar lahan pertanian hancur oleh penembakan tank Israel, dan serangan udara.

Video: CCTV+

Editor: Dwi Oktaviane