Berbagai drone akan meramaikan Pameran Penerbangan dan Antariksa Internasional Cina ke-13, atau Airshow China 2021, di Kota Zhuhai, Provinsi Guangdong Cina selatan, yang dijadwalkan pada 28 September hingga 3 Oktober.

Drone Yilong II yang akan ditampilkan di pameran udara mampu melakukan penyelamatan darurat dan operasi militer. Ini memiliki tujuh rak untuk menggantung berbagai jenis peralatan atau senjata.

Drone Yilong, atau Wing Loong, yang dikembangkan oleh Institut Desain dan Penelitian Pesawat Chengdu Industri Penerbangan China (AVIC), mampu melakukan beberapa operasi militer, termasuk pengintaian, serangan udara-ke-darat, dan pemantauan.

Prototipe Caihong 6, atau Rainbow 6, yang akan dipamerkan untuk pertama kalinya, memiliki lebar sayap lebih dari 20 meter dan berat lepas landas 7,8 ton.

Dengan bantuan mesin turbofan, ia mampu terbang selama 20 jam.

Drone ini mampu membawa berbagai senjata yang mencakup rudal udara-ke-darat, rudal anti-radiasi dan radar peringatan dini.

Drone Gongji-2 lainnya mampu melakukan pengintaian dan menyerang. Itu dapat melakukan tugas pemantauan dan pengintaian untuk waktu yang lama.

Drone Wuzhen-7 juga akan memulai debutnya di acara tersebut. Dengan lebar sayap 14 meter dan tinggi 3,9 meter, drone dapat melakukan pengintaian strategis dan taktis.

Ini adalah drone buatan Cina yang telah menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik dalam berbagai skenario.

Sekitar 700 perusahaan dari hampir 40 negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Brasil, akan berpartisipasi dalam pertunjukan udara baik online maupun offline.

Video: China Central Television
Editor: Ngarto Februana