TEMPO.CO, Bandung: Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP serentak digelar sejak tanggal 4 hingga 7 Mei 2015 diikuti sekolah formal termasuk Sekolah Luar Biasa, salah satunya SLB-B Sumbersari Bandung. Disekolah ini hanya satu siswa tingkat SMP yang mengikuti UN. Selain jumlah siswanya yang minim, kemampuan siswa juga menjadi faktor kurangnya peserta UN di Sekolah ini. Selain itu, para pengawas harus membimbing lebih ekstra peserta karena keterbatasan kemampuan tersebut. Pasalnya soal Ujian nasional yang diberikan sulit dipahami siswa SLB.Dedi Rahmat seorang pengawas mengatakan soal yang diberikan membuat anak kesulitan dari segi bahasanya. Bahasa yang panjang cenderung sulit dipahami siswa SLB.Siswa SLB-B Rizky Ramadhan mengaku kesulitan mengerjakan soal matematika yang ia kerjakan karena bahasanya yang sulit dipahami.Para pengawas berharap agar soal bagi siswa SLB lebih diperhatikan. Terutama penggunaan kata dan bahasa yang mudah dimengerti siswa.Jurnalis Video : Dicky Zulfikar NawazakiEditor/Narator : Ryan Maulana


  • UN