Juventus Resmi Mengajukan Banding Soal Pengurangan 15 Poin

Videografer

Instagram

Editor

Dwi Oktaviane

Sabtu, 21 Januari 2023 14:00 WIB


Juventus berniat mengajukan banding setelah pengadilan memberikan hukuman pengurangan poin dalam kasus transfer pemain. Juventus dijatuhi hukuman pengurangan 15 poin setelah dinyatakan bersalah dalam pemalsuan nilai transfer dan keuntungan modal.

Sanksi tersebut lebih berat dari tuntutan pengurangan sembilan poin yang diminta oleh Jaksa Pengadilan Sepak Bola FIGC, Giuseppe Chine pada Jumat 20 Januari 2023. Dalam persidangan jaksa melihat adanya kecurangan cara tim berjuluk Si Nyonya Tua ini dan seluruh tim menangani kesepakatan pemain. 

"Juventus menginformasikan bahwa Pengadilan Banding Federal, dengan mempertimbangkan banding untuk pencabutan seusai pasal 63 Kode Keadilan Olahraga yang diajukan oleh Kantor Kejaksaan Federal, menyatakan banding untuk pencabutan dapat diterima, dan dengan begitu mencabut keputusan Pengadilan Banding Federal, Bagian Terpadu No.0089/CFA2021-2022 tanggal 27 Mei 2022 dan sebagai hasilnya menginstruksikan pengurangan 15 poin di klasemen untuk Juventus musim ini dan larangan sementara Direktur Olahraga, Federico Cherubini beraktivitas di sepak bola selama 16 bulan dengan permintaan perpanjangan ke ranah UEFA dan FIFA," tulis pernyataan Juventus dikutip dari Football-Italia.

Selain pengurangan poin beberapa mantan petinggi Juventus juga mendapatkan hukuman. Juventus pun saat ini berada di peringkat 10 dengan 22 poin, sedangkan Napoli yang memimpin klasemen meraih 47 poin dari 18 pertandingan. Jika Juventus gagal finis di enam besar, mereka terancam tidak akan bisa bermain di kompetisi Eropa musim depan. Bianconeri juga terancam gagal meraih gelar Scudetto Seri A di mana terakhir didapat pada musim 2019-2020.  

Dengan pengurangan 15 poin tersebut, tugas Massimiliano Allegri pun semakin berat. Target Juventus untuk finis empat besar di akhir musim Serie A 2022-2023 juga terancam.

Video: Instagram/@juventus

Editor: Dwi Oktaviane