TEMPO.CO, Tangerang: Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas di Kota Tangerang, Banten, melakukan aksi corat-coret seragam sekolah usai menempuh ujian nasional selama 4 hari pada Kamis 7 April 2016. Bahkan para pelajar menggelar konvoi dengan kendaraan roda dua dan berselfie di atas motor yang membahayakan saat berkendara di jalan raya.Ratusan pelajar tersebut terdiri dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yupentek, SMKN 2, SMK 4 melakukan corat-coret seragam sekolahnya. Ulah para pelajar ini seakan telah menjadi tradisi turun-temurun, usai mengikuti ujian nasional setiap tahunnya sebagai ungkapan suka cita dapat menjawab seluruh lembaran soal mata pelajaran yang diujikan. Selain itu para pelajar juga mencoret tembok Flyover milik Pemkot Kota Tangerang.Para pelajar dibubarkan petugas kepolisian, karena dianggap menggangu ketertiban umum di jalan raya dan berpotensi terciptanya tawuran antar pelajar, bahkan mereka berselfie di atas kendaraan serta banyak yang melanggar lalu lintas dengan tidak mengenakan helm atau pelindung kepala.Hanna, salah seorang pelajar, mengatakan aksi mereka merupakan tradisi setiap tahun dengan berkonvoi di jalan, namun demikian dirinya optimistis lulus dengan nilai memuaskan.Sayangnya aksi konvoi dengan merayakan kelulusan oleh ratusan pelajar di Kota Tangerang tidak mendapat pengawalan baik oleh petugas kepolisian maupun para guru bahkan siswa yang tidak menggunakan helm tidak ditindak tegas.Jurnalis Video: Marifka Wahyu HidayatPengisi Suara: Ngarto Februana


  • UN