Sebelum Tewas Mahasiswa UII Ini Sebut Sebuah Nama, Keluarga Ingin Kasusnya Diusut

Videografer

Editor

Selasa, 24 Januari 2017 08:00 WIB


TEMPO.CO, Yogyakarta: Kegiatan mahasiswa pencinta alam Universitas Islam Indonesia, Mapala Unisi, Yogyakarta membawa korban jiwa, 2 mahasiswa tewas saat mengikuti pendidikan dasar, The Great Camping XXXVII di Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah.Kedua mahasiswa tersebut yakni Muhammad Fadhli, Mahasiswa jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Industri, asal Batam, Kepulauan Riau dan Syaits Asyam asal Jetis, Caturharjo, Sleman, Yogyakarta.Meninggalnya kedua mahasiswa tersebut diduga mengalami kedinginan, atau hipotermia, Muhammad Fadli sendiri sempat dilarikan ke puskemas terdekat di Tawangmangu, namun korban telah meninggal saat sedang dalam perjalanan menuju ke puskesmas.Sementara Syaits Asyam, sempat dirujuk ke rumah sakit swasta di Yogyakarta, meski mampu bertahan satu hari setelah kejadian, pada Sabtu 21 Januari lalu korban pun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.Pihak keluarga korban pun sangat shock setelah mendengar kabar tersebut, Sri Handayani, Ibu dari Syaits Asyam, mengatakan pihak keluarga meminta keadilan dan hal tersebut harus diproses secara hukum.Sri Handayani juga menambahkan, anaknya Syaits Asyam tersebut sempat mengeluhkan rasa sakit dipunggung karena membawa beban air yang berat, selain itu di bagian pinggang sempat di pukul dengan rotan beberapa kali, serta diinjak.Terkait hal tersebut, pihak UII menghentikan sementara semua kegiatan kemahasiswaan diluar kampus sampai ada evaluasi lanjutan, bahkan bila memang terbukti terjadi penyimpangan maka seluruh kegiatan termasuk diksar TGC tersebut akan dibekukan hingga ada komitmen perbaikan.Kegiatan diksar TGC tersebut diketahui diikuti 37 peserta yang terdiri dari 34 laki laki dan 3 perempuan, Pihak UII juga akan berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak untuk mengungkap semua fakta dilapangan, serta akan menindak tegas oknum okmun yang memang terlibat jika nantinya ditemukan penyimpangan prosedur dan akan dilanjutkan ke proses hukum.Sementara itu, kedua korban Baik Muhammad Fadhli maupun Syaits Asyam telah di kembalikan kepihak keluarga masing masing dan dimakamkan.Jurnalis Video: HandwahyuEditor/Narator: Ridian Eka Saputra