TEMPO.CO, Bandung: Menteri Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir meninjau ladang panas bumi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) 3 megawatt BPPT di area sumur panas bumi KMJ 68 Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/2). Komponen dan desain PLTP 3 MW ini dibuat oleh BPPT dan konsorsium riset dan pengembangan energi panas bumi dengan memanfaatkan uap panas bumi dari sumur KMJ 68 sesuai kesepakatan dengan Pertamina Geothermal Energy. Model PLTP BPPT ini berpotensi membuka pangsa pasar sekitar Rp 21 triliun bagi industri tenaga listrik nasional. Pemanfaatan energi terbarukan melalui PLTP skala kecil karya anak bangsa ini sangat prospektif diterapkan di Indonesia bagian timur. Total panas bumi di wilayah kerja Kamojang saat ini mencapai 235 MW. Selain itu, uap panas bumi Kamojang dikenal memiliki kualitas terbaik di dunia.Jurnalis Video: Prima MuliaEditor/Narator: Ridian Eka Saputra