TEMPO.CO, Serang: Maraknya isu pencuilan anak di media yang mewabah di tengah masyarakat akhir " akhir ini terus memakan korban. Seorang wanita lanjut usia yang diketahui sebagai gelandangan berinisial I-T di rawat di Puskesmas Walantaka, Kota Serang setelah dihakimi warga karena dituduh sebagai penculik anak.Kondisi korban kritis, karena mengalami luka lebam di bagian muka, dan mengalami dis-lokasi atau pergesaran sendi pada lengan kanan akibat benturan. Selain itu korban juga mengalami luka bakar pada bagian kening, setelah beberapa kali disundut rokok oleh warga. Beruntung wanita lansia itu selamat dari maut, setelah pihak kepolisan langsung mengevakuasi korban dari amukan massa.Dari keterangan kepolisian, korban diketahui sebagai gelandangan dan bukan seorang penculik anak. Saat itu korban diketahui melintas di perkampungan warga. Warga langsung menaruh curiga terhadap wanita lansia itu sebagai penculik anak. Warga pun menginterogasi korban, namun karena diduga pikun jawaban korban ngelantur tidak jelas. Warga pun tidak pikir panjang, warga langsung menghakimi wanita tua itu sehingga korban harus dilarikan ke puskesmas.Dari laporan yang diterima pihak Polsek Walantaka, Kota Serang, kasus serupa sudah terjadi dua kali di wilayah hukum Polsek Walantaka, dengan korban orang gila dan gelandangan yang dituduh sebagai penculik anak. Menurut kepolisian, Polisi selama ini tidak menerima laporan terkait kasus anak hilang.Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan atas kasus main hakim sendiri yang dilakukan warga. Polisi akan memanggil sejumlah saksi dari warga atas kasus tersebut. Polisi menghimbau kepada warga agar tidak main hakim sendiri terhadap seseorang yang dituduh sebagai penculik anak.Jurnalis Video: Darma WijayaEditor/Narator: Ridian Eka Saputra


Selengkapnya