Jumat, 16 November 2018

TEMPO.CO, Jakarta: Insan film senior Indonesia, Christine Hakim, menyambut gembira adanya kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Prancis dalam pengembangan industri perfilman nasional. Usai acara penandatangan perjanjian kerja sama, Christine mengatakan, dirinya senang karena Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan agar pembuat film dan masyarakat tidak terfokus pada film Hollywood saja.Untuk menambah wawasan, film maker juga perlu melihat film dari negara lain, terutama Prancis. Selain itu akan ada kerja sama antara Prancis dan Indonesia dengan membuat festival film di Bali. Namun Christine mengingatkan bahwa semangat memajukan perfilman Indonesia bukan hanya menambah gedung, Turut hadir dalam acara tersebut Presiden Perancis, Franois Hollande, juga menteri Telekomunikasi dan Informasi, Rudiantara, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), Triawan Munaf. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) bekerja sama dengan kedutaan Perancis dan Institut Perancis di Indonesia (IFI) menggelar pertemuan ekonomi kreatif, digital, dan industri budaya. Acara yang berjudul "Creative Economy and Cultural Industries In a Digital World". Selain melakukan penandatangan kerjasama, juga diadakan talk show, peragaan busana dari Sebastian Gunawan dan Livia Staianova. Selain itu, Ikon perfilman kedua negara ditampilkan yaitu Christine Hakim dan Catherine Deneuve.Insan perfilman Indonesia, seperti Riri Reza, dan Reza Harardian juga terlihat hadir. Berbagai komunitas seni juga diundang ke acara tersebut salah satunya Popcon Asia.Jurnalis Video: Maria FransiscaEditor/Narator: Ridian Eka saputra