TEMPO.CO, Makassar: Ada berbagai cara warga mengelola sampah, baik organik maupun non organiknya. Salah satunya yang dilakukan Tri Ika Syumayya, ibu rumah tangga yang mengenakan cadar setiap harinya yang juga merupakan Direktur Bank Sampah mampu mengelolah sampah organik basah menjadi sumber gas atau biogas untuk kebutuhan memasak setiap harinya. Berkat semangatnya, saat ini ia mampu membuat Biogas pengganti gas Elpiji.Memanfaatkan sumbangan alat pengelolah sampah dan pipa seadanya ia membuat alat penampungan sampah sisa-sisa makanan rumah tangga. Dari alat itu ia mampu mencukupi kebutuhan kompor biogas selama 1 minggu untuk 5 kilogram Sampah. Tri Ika Sumayya juga mendorong ibu-ibu disekitaran rumahnya dikawasan Bara-barayya Selatan, Makassar. Untuk bergerak memanfaatkan sampah Organik kering lainnya menjadi barang bermanfaat sepeti tas dan hiasan rumah. Limbah dari pembuangan alat Biogas ini dijadikan pupuk untuk tanaman dirumahnya.Jurnalis Video : Iqbal LubisEditor/Narator: Ridian Eka Saputra