TEMPO.CO, Washington DC: Ada yang tak biasa di sela-sela padatnya Pertemuan Musim Semi 2017 di kantor pusat Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) di Washington DC, pekan ketiga April lalu. Menjelang siang pukul 10.30 waktu setempat, aroma kopi mulai memenuhi lobi utama kantor pusat 1.Aroma kuat kopi yang baru diseduh itu berasal dari booth atau anjungan Indonesia yang berada sisi kanan lobi yang disebut sebagai Atrium. Dua barista atau peramu kopi terlihat sibuk melayani setiap pesanan dari mereka yang berjajar mengantre panjang di depan gerai sejak pertama kali dibuka pada Rabu, 19 April 2017. Salah satu yang tampak berada di antrean itu adalah Christine Lagarde, Direktur Pelaksana IMF.Pimpinan lembaga beranggotakan 189 negara itu rupanya pecinta kopi Indonesia, seperti dia sampaikan ketika diwawancarai pada saat mengantre itu. Dan tak hanya berhenti di situ, pagi hari berikutnya, Christine Lagarde bahkan secara khusus mempromosikan kopi Indonesia di hadapan seratusan jurnalis yang hadir dalam konferensi pers IMF. Anjungan 5X6 meter itu disiapkan oleh tim Bank Indonesia, yang memang secara khusus menyediakan fasilitas pembuat kopi, komplet dengan baristanya. Siapa pun yang datang ke IMF selama perhelatan Pertemuan Musim Semi atau Spring Meeting IMF dan Wolrd Bank Group 2017 bisa mampir dan mencicipi kopi Indonesia, bahkan sesekali lengkap dengan cemilan khas Nusantara seperti lumpia.Menurut Dinar Fiskiawan, salah satu Anggota Tim Bank Indonesia yang menyiapkan gerai itu, mereka membawa beberapa jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Indonesia diberi tempat istimewa dalam perhelatan kali ini lantaran pada Oktober 2018 mendatang negara kita akan menjadi tuan rumah pertemuan tahunan IMF.Jurnalis Video: Tomi Aryanto (Washington, DC)Editor: Ngarto FebruanaPengisi Suara: Maria Fransisca