TEMPO.CO - Las Vegas: Masyarakat Las Vegas berkumpul dan berbondong-bondong ke pusat kesehatan untuk menyumbangkan darah setelah pembantaian terburuk dalam sejarah Amerika Serikat baru-baru ini. Pada Minggu malam, 1 Oktober 2017, Stephen Paddock menembak ribuan orang yang sedang menonton konser musik country di Las Vegas. Tindakan biadab yang dilakukan Stephen Paddock dari kamar di lantai 32, Kasino Hotel Mandalay Bay, Las Vegas, itu menewaskan 59 orang dan melukai 527 orang.

Hasil penyelidikan kepolisian Las Vegas dan Federal Beureu Investigation atau FBI mengungkapkan bahwa di kamar hotel yang disewa pelaku Stephen Paddock ditemukan sejumlah senjata, bahan peledak, dan amunisi. Sheriff Kepolisian Metropolitan Las Vegas, Joseph Lombardo, mengatakan sejauh ini polisi telah menemukan 47 senjata api dalam penyelidikan mereka terhadap pria bersenjata Las Vegas Stephen Paddock. Dua senapan dan pistol tangan dibeli oleh Paddock dari toko Discount Firearms and Ammo di Las Vegas pada transaksi berbeda pada November dan Desember 2016.

Video: DIANE DESOBEAU, KATE GILLAM/AFPTV/AFP
Editor: Ngarto Februana