Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari tak membuat puluhan petugas gabungan dari PT Angkasa Pura 1, Polri dan TNI batal mendatangi lokasi pengosongan rumah dan lahan untuk pembangunan Proyek Bandara Kulonprogo di kecamatan Temon.

 

Satu per satu rumah mulai diamankan petugas untuk melakukan pengosongan, petugas awalnya memutus jaringan listrik dan melepas meteran rumah,mengisolasi jalan keluar dengan menggali parit sedalam 2 meter dengan menggunakan alat berat dan melepas daun pintu yang terpasang.

 

Para pemilik rumah yang sejak awal menolak untuk direlokasi sudah pasang badan menghadang petugas memasuki wilayah rumah, adu mulut sempat terjadi hingga saling dorong untuk melepas daun pintu depan rumah karena proses negosiasi berlangsung alot.

 

Warga yang menolak direlokasi pada akhir pekan akan dikeluarkan secara paksa karena tanah sudah menjadi milik negara melalui proses konsinyasi dengan mengambil uang ganti rugi di pengadilan negeri Kulonprogo, Yogyakarta.

 

Dihari pertama, PT Angkasa pura 1 mengosongkan 4 rumah yang masih dihuni dan belasan lahan, dilanjutkan hingga puluhan rumah dan lahan, dijadwalkan dapat selesai di akhir pekan ini. PT Angkasa Pura 1 juga tidak menepis akan terjadi pengosongan paksa karena warga tetap bertahan di lahan milik negara untuk kepentingan umum.

 

Jurnalis video: Hand Wahyu
Editor/Narator: Ryan Maulana