TEMPO.CO, Serang - Pemuda pengangguran di Cikande, Kabupaten Serang Banten berinisal E diamuk massa setelah tertangkap basah membawa kabur seorang anak berinisial S-N berusia 13 tahun warga Desa Leuwilimus, Kabupaten Serang Banten. E digerebek warga dan keluarga korban pada rabu pagi, 9 Januari 2018 di sebuah mushola Teminal Pakupatam, Kota Serang bersama seorang rekanya. E Yang saat itu tengah tertidur langsung ditangkap oleh keluarga korban.

E digiring pihak keluarga dan diserahkan ke anggota Sat Reskrim Polres Serang untuk diamankan. E diketahui juga merampas uang dan HP milik korban dan dijual untuk makan. E tertangkap setelah S-N melaporkan keberadaan dirinya dan pelaku kepada pihak orang tua melalui pesan singkat dengan meminjam hanphone milik pedagang di terminal Pakupatan, Kota Serang. Pihak keluarga langsung mendatangai lokasi dan menagkap basah pelaku.

Dari keterangan ibu kandung S-N. Tinah telah kehilangan S-N selama tiga hari, dari informasi tetangganya S-N dibawa oleh E ke Wilayah Lebak, khawatir dengan kondisi anak semata wayangya Tinah dan Pihak keluarga langsung melapokan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

E pemuda pengangguaran bersama rekanya itu kini mendekam di Mapolres Serang untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

 

 

Jurnalis Video: Darma Wijaya

Editor/Narator: Ridian Eka Saputra