Tim Rescue Konflik Harimau Sumatera berpapasan langsung dengan sang raja rimba Harimau Sumatera, di area kebun Tembusu blok 68, Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir. Suasana mencekam kala harimau menghadang tim gabungan dari BKSDA Riau, Kepolisian dan Organisasi penyelamat harimau Sumatera.

Mereka tidak bisa berbuat banyak, hanya menatap penuh kehati-hatian sambil berdoa memohon pertolongan. Ancaman itu berlangsung selama dua jam, setelah pada akhirnya mereka dapat dievakuasi setelah mendapat bantuan dari regu lainnya yang melepaskan tembakan ke atas sehingga harimau pun pergi masuk hutan.

Ini adalah hari ke 40 Tim Rescue Konflik Harimau Sumatera mencari keberadaan sang harimau. Tim berusaha mengevakuasi harimau tersebut setelah seorang pekerja kelapa sawit tewas diterkam harimau pada awal Januari 2018 lalu. Sebelumnya sang harimau sudah menampakkan diri di Jalan Poros, Perkebunan dan belakang rumah warga. Tapi rombongan saat itu masih dalam jarak yang cukup jauh.

Berbagai upaya telah dilakukan rombongan untuk menangkap harimau. Seperti memasang perangkap dan 12 kamera jebakan untuk memantau pergerakan harimau. Berdasarkan pantauan kamera, harimau yang berada di lokasi perkebunan kelapa sawit itu lebih dari satu ekor. Ini terlihat dari perbedaan belang pada kaki yang terpantau kamera trap.

Jurnalis video: Riyan Nofitra
Editor/Narator: Ryan Maulana